Laman

9 May 2016

Mengenal PAKEM, Pembelajaran Aktif Kreatif Efesien dan Menyenangkan

Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efesien, Menyenangkan (PAKEM) merupakan tuntutan standar nasional proses pembelajaran yang ada pada pasal 19 PP 19 Tahun 2005. PAKEM adalah singkatan dari Pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Fokus PAKEM adalah kegiatan siswa di dalam bentuk group, individu, dan kelas, Pembelajaran di SMK partisipasi di dalam proyek, penelitian, penyelidikan, penemuan, dan beberapa macam strategi.

Prinsip-prinsip pembelajaran utama Pakem berpusat pada peserta didik sebagai pribadi yang aktif. dalam hal ini guru menerima otonomi peserta didik. Ia lebih menekankan pembelajaran daripada pengajaran. Peserta didik diberi peluang untuk memilih gol, strategi dan penilaiannya. Motivasi belajar merupakan kunci pembelajaran di mana ia menggalakkan penemuan/inkuiri, perasaan ingin tahu dan inisiatif belajar.
Pada pembelajaran pakem guru memainkan peranan sebagai fasilitator yang akan merancang dan menekankan aktivitas yang berpusatkan peserta didik. Guru membimbing dan membantu peserta didik memahami dan menyadari relevansi kurikulum dengan kehidupan mereka. Guru mengenali tingkat pengetahuan
individu peserta didik dalam merancang pembelajaran. Guru juga merupakan perancang bahan pengajaran yang menyediakan peluang kepada peserta didik untuk membangun pengetahuan baru. Guru senantiasa berpikiran terbuka menggalakkan dan mendorong peserta didik mengemukan ideide mereka serta menghargai pandangan mereka.

PAKEM cocok sekali untuk mata pelajaran-mata pelajaran yang dianggap sulit dan menjadi momok bagi peserta didik seperti bahasa Inggris, Matematika, Fisika. Simpati peserta didik terhadap mata pelajaran sangatlah berdampak positif terhadap timbulnya minat mempelajari lebih jauh.

Menciptakan situasi yang menyenangkan dalam pembelajaran sangatlah menuntut kreativitas seorang guru karena disitu sekaligus guru sudah memikirkan kegiatan kreatif macam apa yang diharapkan oleh peserta didik. Dengan PAKEM seorang guru lebih leluasa menuangkan ide-idenya dalam sebuah pembelajaran yang menarik dan penuh tantangan. Suasana akrab, aktif, komunikatif terjalin antara guru dengan peserta didik melalui cara belajar yang menyenangkan di kelas. Menghukum peserta didik dengan tidak memperhatikan sisi peserta didik dan tidak ada unsur
mendidik sangat dihindari karena akan merugikan peserta didik, guru, dan keberlangsungan PAKEM.

Pada pembelajaran PAKEM Setiap individu peserta didik disentuh kesadaran dirinya bahwa belajar adalah kewajiban dan amal. Perbedaan adalah anugrah Tuhan yang indah sehingga yang punya kelebihan tidak merasa sombong dan yang berkekurangan tidak rendah diri. Ciptakan suasana rendah hati untuk saling mengajari dengan penuh rasa senang dan ikhlas.

Dalam rangka Kurikulum Berbasis Kompetensi, guru – guru mengajar secara tematik dengan tidak membedakan antara mata pelajaran. Ini berarti siswa mengerjakan satu tema selama beberapa hari. Dalam rangka tema tersebut mereka dapat mengerjakan berbagai jenis kegiatan termasuk misalnya Bahasa Indonesia (diskusi, membaca, menulis), menggambar, IPA, Matematika dan Pelajaran Sosial. Ini akan lebih bermakna dan lebih menarik bagi peserta didik, kalau temanya cukup
menarik.

Dalam Pembelajaran PAKEM pemanfaatan multimedia Information Comincation Technologi (ICT) dan berbagai jenis sumber yang inovatif sangat membantu terselenggaranya bentuk pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan.

loading...
artikel kejuruan

No comments:

Post a Comment

Search Post