Laman

10 Nov 2016

Perulangan, Percabangan dan Array pada Java

1. Percabangan

1.1. Percabangan if

Pernyataan if merupakan salah satu bentuk pernyataan yang berguna untuk mengambil keputusan terhadap sebuah kemungkinan. Bentuk pernyataan if berupa

if(kondisi){

// yang akan dijalankan

}

1.2. Percabangan if-else

Percabangan if−else merupakan percabangan yang sama dengan percabangan if namun memiliki kondisi false, artinya jika kondisi pada if tidak terpenuhi maka perintah pada else akan dijalankan. Bentuk pernyataan if−else berupa:

if(kondisi){

// jalankan jika kondixi true

}else {

}

// jalankan jika kondisi false

  1.3.Percabangan if   if−else

Percabangan if bersarang merupakan gabungan beberapa if dan dapat pula digabung dengan if−else. Bentuk pernyataan if adalah sebaga berikut:

if(kondisi1){

// perintah kondisi1

}else if(kondisi2){

// perintah kondisi2

}else if(kondisi3){

// perintah kondisi3

}else{

// perintah jika xemua kondixi tidak ada yang benar}

1.4.Percabangan switch-case

Percabangan switch−case merupakan percabangan yang kondisinya hanya dapat menggunakan perbandingan = = (sama dengan). Bentuk pernyataan percabangan switch−case adalah sebagai berikut :

switch(variabel){ case nilai1:

// jalankan instruksi break; // hentikan case nilai2:

// jalankan instruksi break; // hentikan

case nilai2:

// jalankan instruksi break; // hentikan case nilai4:

// jalankan instruksi break; // hentikan default:

// jalankan instruksi break; // hentikan}

Pada percabangan switch pertama, diperlukan sebuah variabel, setelah itu bada bagian case dibandingkan, jika sama, maka instruksi akan dijalankan sampai menemui tanda break.

 

2. Perulangan

2.1. Perulangan while

Pernyataan while berguna untuk melakukan proses perulangan untuk sebuah kondisi, selama kondisi tersebut bernilai benar (true), maka perulangan akan terus berjalan, dan terhenti ketika kondisi bernilai salah (false). Bentuk pernyataan while

seperti berikut ini :

while(kondisi){

// isi instruksi

}

2.2. Perulangan do-while

Perulangan do−while merupakan perulangan yang hampir mirip dengan perulangan while namun perbedaannya, pada perulangan do−while, maka minimal instruksi akan dijalankan sekali. Bentuk pernyataan do−while sebagai berikut :

do{

// instruksi

}while(kondisi);

2.3. Perulangan for

Perulangan for merupakan perulangan yang memiliki variabel untuk melakukan pengkondisian, berbeda dengan while dan do−while yang kita harus membuat

sebuah variabel diluar untuk melakukan penkondisian, pada perulangan for, ditempatkan sebuah blok untuk membuat variabel dan melakukan proses pengkondisian. Bentuk pernyataan for seperti berikut :

for(inisialisasi;kondisi;penaikan/penurunan){

instruksi

}

2.4.Perintah break

Perintah break merupakan perintah yang dapat digunakan untuk menghentikan proses perulangan.

2.5.Perintah continue

Perintah continue dapat digunakan untuk meloncati sebuah perulangan, maksudnya adalah instruksi yang seharusnya dapat dilewat, hal ini berarti instrukti tidak akan dijalankan.

 

3. Array

Suatu array adalah sebuah struktur data yang terdiri atas banyak variabel dengan tipe data sama, dimana masing-masing elemen variabel mempunyai nilai indeks. Setiap elemen array mampu untuk menyimpan satu jenis data (variabel).

Array merupakan sekumpulan obyek yang memiliki tipe data yang sama dan dapat di akses secara random dengan menggunakan index. Array mempunyai panjang yang tetap, artinya ketika kita mendeklarasikan suatu array dengan panjang 10, maka array tersebut panjangnya akan tetap 10 walaupun kita hanya memakai 5 elemen.

3.1.Deklarasi Array satu dimensi

Untuk mendeklarasikan array dapat dilakukan dengan cara berikut ini :

int value [];

value = new int [100]; // menginisialisaikan

//[100] merupakan batas ruang array

atau bisa deklarasi sekaligus menginisialisasikan

Int value []=new int [100];

 

Cara pendeklarasian tanpa batas

int value []={1,2,3}; //{1,2,3} adalah isi dari array

clip_image008

clip_image010

Untuk mengetahui panjang array yaitu gunakan syntax nama array.length berdasarkan contoh diatas nama array = value maka untuk mengetahui panjang value kita gunakan syntax value.length. cara pemanggilan yaitu value[0] akan menampilkan angka 1.

3.2.Array Multidimensi

Array tidak hanya terdiri dari 1 dimensi, array juga bisa terdiri dari 2 dimensi, 3 dimensi dan n-dimensi. Array di atas 3 dimensi sangat jarang digunakan karena sangat sulit untuk di gambarkan. Array multidimensi diimplementasikan sebagai array dalam array. Untuk lebih jelas mengenai cara pendeklarasian array multidimensi dan penggunaanya, silakan ketikkan program di bawah ini.

clip_image012

loading...
artikel kejuruan

No comments:

Post a Comment

Search Post