Laman

14 Jan 2017

Bidikmisi Tahun 2017 Telah dibuka

Bidikmisi Tahun 2017 Sudah dibuka

image_thumb7
A. Persyaratan Calon Penerima
Persyaratan untuk mendaftar tahun 2017 adalah sebagai berikut:
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun
     2017;
2. Lulusan tahun 2016 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan
    ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
       a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu             Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
       b. Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal sebesar
            Rp3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari
     Kepala Sekolah;
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan


ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
     1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
     2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
     3) Seleksi mandiri PTN.
b. Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.


B. Kuota Mahasiswa Baru
1. Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus:
     a. SNMPTN
     b. SBMPTN;
     c. Seleksi Mandiri PTN.
     d. Seleksi di Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
     e. Seleksi di PTS
2. Kuota awal Bidikmisi bagi PTN, Politeknik dan Institut Seni ditetapkan dengan
     mempertimbangkan; kondisi PTN, kondisi umum ekonomi mahasiswa, kapasitas
     daya tamping PTN, dan alokasi kuota setahun sebelumnya.
3. Tambahan kuota akan dipertimbangkan bagi PTN, Politeknik dan Institut Seni,
     dengan kriteria antara lain;
     a. Memiliki kinerja pengelolaan Bidikmisi yang baik:
          1) Penetapan penerima Bidikmisi setiap semester tepat waktu;
          2) Pelaporan hasil prestasi akedemik (IPK dan lama studi) yang akurat dan
               tepat waktu;
          3) Pelaporan pengelolaan keuangan Bidikmisi yang akuntabel
     b. Mempertimbangkan lokasi geografis perguruan tinggi dan/atau kondisi        ekonomi masyarakat setempat.
4. Kuota Bidikmisi bagi UT ditetapkan secara khusus oleh Ditjen Belmawa dengan
     mempertimbangkan:
     a. Pelaporan hasil prestasi akademik (IPK dan lama studi) yang akurat dan tepat
          waktu;
     b. Pelaporan pengelolaan keuangan Bidikmisi yang akuntabel.
5. Kuota PTS melalui seleksi mandiri ditetapkan oleh Kopertis berdasarkan: (1) Kondisi geografis, karakteristik sosial ekonomi sekitar perguruan tinggi untuk kekhususan daerah 3T; dan (2) ketaatan perguruan tinggi terhadap azas pengelolaan yang baik.Kuota Kopertis ditentukan oleh Ditjen Belmawa.


6. Kuota Bidikmisi yang diterima oleh Perguruan Tinggi pada dasarnya diberikan untuk semua Program Studi. Namun, demikian diprioritaskan untuk Program Studi dalam rumpun ilmu terapan (Pertanian, Teknik, Arsitektur, Kehutanandan lingkungan, Kesehatan, dan Kelautan), rumpun ilmu alam (Ilmu Kebumian, Biologi, Fisika, dan Kimia), dan rumpun ilmu formal (Matematika, Komputer, dan Statistika);


7. Kuota nasional akan ditentukan berdasarkan ketersediaan anggaran tahun berjalan dalam DIPA Ditjen Belmawa, Kemristekdikti.


info silahkan kunjungi
http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/


Download file persyaratan di
http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/petunjuk/pedoman

loading...
artikel kejuruan

No comments:

Post a Comment

Search Post