Laman

6 Feb 2017

Tips and trick menghadapi SNMPTN 2017

image

Kejuruan.net - Setelah lulus SMA dengan bersusah payah menempuh Ujian Nasional, bukan rahasia lagi bahwa perjalanan masih belum berakhir. Banyak diantara lulusan SMA menjatuhkan pilihan hidup selanjutnya dengan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, dan banyak pula yang berminat untuk menempuh jalur sebagai abdi negara dengan mendaftarkan diri di Perguruan Tinggi Kedinasan. Terlepas dari banyaknya pilihan yang ada, terdapat setidaknya beberapa beberapa kesamaan. Baik dari segi persiapan, tanggal ujian yang hampir selalu berbarengan, dan juga frustrasi dan kepanikan yang menyertainya. Bahkan tidak jarang banyak juga lulusan SMA yang mendaftarkan di Perguruan Tinggi Negeri, Swasta dan Kedinasan sekaligus. Banyak alasan yang mendasarinya, yang untuk mengutip peribahasa Inggris “don’t put all your eggs in one basket” adalah salah satunya. Orangtua yang mengerti bagaimana risiko dan peluang datang dan pergi tentu akan mempertimbangkan bagaimana anaknya dapat memperoleh studi yang terbaik dengan, diharapkan, biaya yang masih dalam batas kewajaran. Namun beberapa lulusan SMA juga berinisiatif sendiri untuk mendiversifikasi pilihan Perguruan Tinggi-nya dengan harapan meningkatkan peluangnya untuk diterima.

Banyaknya pilihan yang ada tak pelak menjadi pedang bermata dua, dengan akses informasi yang semakin terbuka tentunya peluang bagi masing-masing lulusan SMA di seluruh penjuru wilayah Indonesia menjadi semakin merata, namun di sisi lain peluang ini juga meningkatkan kompetisi yang harus dihadapi. Selain itu, dengan beragam pilihan Perguruan Tinggi yang diambil, tentunya persiapan dan ujian yang harus dilakukan menjadi semakin berat dan tak jarang memakan biaya yang tidak sedikit. Dalam menghadapi SNMPTN 2017 mutlak memerlukan strategi tertentu untuk dapat memanfaatkan pengetahuan, waktu dan sumber daya lain yang dimiliki dalam mencapai kemampuan potensialnya.

Walaupun tentunya tidak ada strategi yang benar-benar manjur dalam mencapai kesuksesan di SNMPTN maupun ujian saringan masuk Perguruan Tinggi lainnya, namun beberapa prinsip tetap harus dipegang oleh para calon mahasiswa, kami dari MahasiswaOnline.com menemukan bahwa terdapat setidaknya beberapa konsistensi antar satu ujian seleksi dengan ujian seleksi lainnya, yang pada umumnya memang memiliki tujuan yang sama, yaitu menyaring calon mahasiswa agar sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh Perguruan Tinggi. Untuk itu, perlu diketahui bahwa kesuksesan dalam SNMPTN setidaknya ditentukan oleh faktor-faktor berikut:

1. Latihan

Tidak dapat dipungkiri bahwa cara paling efektif sampai saat ini (kecuali anda minum obat seperti di film “Limitless”) untuk mendapatkan kepercayaan diri, keyakinan dan kelancaran dalam menghadapi SNMPTN adalah melalui proses latihan soal yang konsisten. Dengan mempelajari kesalahan-kesalahan yang dilakukan saat latihan melalui pembahasan soal, calon mahasiswa dapat mempelajari pola dan tindakan atau perlakuan khusus yang harus diambil untuk tipe-tipe soal tertentu. Contohnya soal pola urutan bilangan, perkalian, dan soal logika yang biasanya banyak menjegal para peserta ujian. Lambat laun, calon mahasiswa yang sudah mempersiapkan dirinya jauh-jauh hari dengan latihan soal akan mengembangkan kefasihan (fluency) dalam menyelesaikan soal dan tentunya memberikannya keunggulan kompetitif dibandingkan dengan peserta ujian lainnya.

2. Ketahanan Mental

Ujian SNMPTN umumnya berlangsung selama 3,5 jam, dengan soal yang berjumlah mendekati 200. Soal yang dihadapi pun beragam jenisnya dan tingkat kesulitannya. Selain itu, beberapa hal yang berada diluar perkiraan peserta ujian terkadang bisa tiba-tiba muncul dan menjadi hambatan dalam menyelesaikan soal, seperti misalnya tenaga yang semakin menipis seiring banyaknya soal yang dikerjakan (mungkin belum sarapan dan begadang semalam sebelumnya), panik dan pikiran kacau saat waktu semakin mepet, dan permasalahan di luar ujian (mikirin utang, mantan, atau kesengsem sama peserta ujian di deketnya).

Untuk itu, ketahanan mental juga menjadi prasyarat yang penting untuk mencapai kesuksesan di SNMPTN, kemampuan untuk bangkit dari satu soal ke soal lainnya dan masih mempertahankan performa yang sama sampai mendekati akhir soal merupakan aset yang berharga. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga dan mempertahankan energi mental saat ujian antara lain dengan tidur yang cukup malam sebelumnya, sempatkan sarapan (hindari makanan yang pedas dan asam bagi lambung), minum air secara rutin saat ujian (bawa botol minuman atau beli air minum dalam kemasan).

3. Logika

Saat ujian, tentu ada faktor-faktor yang tidak dapat diduga sebelumnya yang bisa saja terjadi. Bagaimanapun juga, latihan soal bukan merupakan prediksi mengenai soal yang akan keluar, dan tidak menutup kemungkinan bahwa soal yang sebelumnya belum pernah ditemui oleh calon mahasiswa, tidak peduli seberapa banyak latihan soal yang telah dilakukan, akan muncul di SNMPTN 2017 dan Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi. Karena itu, kemampuan untuk berpikir melalui penalaran dan logika menjadi tidak kalah penting dalam mencapai kesuksesan di ujian-ujian tersebut.

Adapun penggunaan logika dalam ujian pada umumnya bisa berupa memilih jawaban yang dirasakan paling benar diantara jawaban-jawaban yang lain, namun bisa juga dengan tidak memilih jawaban apapun yang calon mahasiswa tidak ketahui secara pasti benar salahnya, atau dengan melewatkan soal tersebut untuk sementara yang saat waktu masih mencukupi bisa dilihat kembali. Hal ini perlu menjadi perhatian karena Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi umumnya menerapkan kriteria penilaian dengan nilai plus (+) untuk jawaban yang benar dan nilai minus (-) untuk jawaban yang salah. Karena itu, terkadang lebih baik untuk tidak menjawab daripada memilih jawaban yang diragukan kebenarannya.

4. Manajemen Waktu

Salah satu cerita horor di sekolah yang paling populer adalah ketika seorang siswa masih berkutat di satu soal hitungan matematika dan mendadak terdengar suara “Yak tinggal 15 menit lagi”, tamat. Sebelumnya perlu kita ketahui bahwa setiap soal diciptakan berbeda-beda, mungkin 18 soal pertama terkesan sangat mudah, namun beberapa soal setelahnya meningkat sangat tajam dari segi kesulitannya, seperti ikan buntal yang mendadak menjadi berduri-duri, permasalahan seperti itu tak jarang menjadi tembok tak terlihat bagi peserta ujian yang begitu serius dalam usaha menyelesaikan semua soalnya, sampai suara tanpa rupa di cerita horor sekolah terdengar kembali dan mengakhiri segalanya.

Seorang calon mahasiswa yang memiliki persiapan yang matang dalam menempuh ujian harus memahami bahwa waktu yang disediakan dalam ujian jika dibandingkan dengan jumlah soalnya cenderung sangat terbatas. Untuk itu perlu dilakukan kalkulasi dan estimasi mengenai berapa menit yang harus dihabiskan untuk satu soal dan apakah satu soal layak untuk mendapatkan tambahan alokasi waktu lebih dari yang sudah diestimasi sebelumnya. Dengan manajemen waktu yang baik, pengerjaan soal menjadi lebih maksimal dan kemungkinan untuk mendapatkan nilai yang terbaik menjadi semakin meningkat, tak hanya itu, suara dari pengawas ujian juga tidak lagi menjadi momok yang harus ditakuti.

5. Amal Ibadah

Terakhir, usaha apapun yang kita lakukan tidak akan berarti jika tanpa didasari ridho dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Seorang peserta ujian bisa saja mempersiapkan segalanya dengan matang, datang ke lokasi tepat waktu, namun masih mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Pada akhirnya, ikhtiar yang dilakukan harus didahului dengan niat dan doa dengan tulus dan berserah diri sepenuhnya untuk mencapai hasil yang terbaik. Niat yang tulus berarti meyakini bahwa ujian yang akan dilakukan memiliki nilai ibadah untuk menuntut ilmu ke derajat yang lebih tinggi. Dan sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat.

                Berikut faktor-faktor yang dapat kami rumuskan untuk dapat mencapai kesuksesan di SNMPTN maupun Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi lainnya. Untuk dapat mencapai hasil yang efektif, tentunya seluruh faktor tersebut harus diperhatikan secara bersamaan supaya dapat saling mendukung satu dengan yang lainnya. Seperti yang telah kami singgung tadi, tidak ada satu strategi yang benar-benar manjur untuk menjamin calon mahasiswa bisa mendarat ke Perguruan Tinggi yang diinginkannya, untuk itu, persiapan dan pemahaman atas risiko yang mungkin terjadi saat ujian tetap harus menjadi perhatian utama. Akhirnya, kami dari MahasiswaOnline.com mengucapkan selamat berjuang bagi para calon mahasiswa, semoga sukses dan mendapatkan hasil yang terbaik.[SHN] |Jurnal Mahasiswa

loading...
artikel kejuruan

No comments:

Post a Comment

Search Post