Laman

9 Apr 2017

Proses Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi intrapersonal merupakan proses komunikasi yang unik. Di anggap unik karena proses komunikasi yang berlangsung, berbeda dari proses komunikasi yang biasa terjadi.

Seperti yang diketahui, definisi komunikasi umumnya ditafsirkan sebagai proses penyampaian pesan atau lambing dari satu orang kepada orang lain, sehingga timbul kesamaan arti atau makna dari penyampai pesan dan penerima pesan. Sementara proses komunikasi intra personal tidak terjadi di antara dua orang yang bertukar pesan, melainkan ternyadinya di dalam diri manusia itu sendiri (within the person). Di sinilah letak keunikan dari komunikasi intrapersonal tersebut.

Sebenarnya apakah definisi intrapersonal itu? Bagaimana pula berlangsungnya komunikasi intrapersonal dalam diri manusia? Dan yang terakhir bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari? Pertanyaan seperti itu perlu mendapatkan jawaban yang jelas, sehingga kita bisa lebih memahami apa itu komunikasi intrapersonal tersebut.

PENGERTIAN KOMUNIKASI INTRAPERSONAL

Pengertian komunikasi intrapersonal menurt Gail E. Myers & Michelle Tolela Myers Dalam buku Dynamics of Human Communication a Laboratory Approach komunikasi intrapersonal merupakan apa yang terjadi dalam diri manusia, seperti berpikir, merasakan, nilai-nilai yang di anut, reaksi, khayalan, mimpi, dan lain-lain merupakan dimensi dari Intrapersonal.

Sementara itu Dalam buku trans-per understanding human communication, 1975 disebutkan bahwa, komunikasi intrapersonal adalah proses di mana individu menciptakan pengertian. Di lain pihak Ronald l. applbaum dalam buku fundamental concept in human communication mendefinisikan komunikasi intrapersonal sebagai: komunikasi yang berlangsung dalam diri kita ia meliputi kegiatan berbicara kepada diri sendiri dan kegiatan-kegiatan mengamati dan memberikan makna (intelektual dan emosional) kepada lingkungan kita.

Dari berbagai definisi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa, komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang berlangsung dalam diri seseorang. Orang itu berperan baik sebagai komunikator maupun sebagai komunikan, dia berbicara pada dirinya sendiri, dia berdialog pada dirinya sendiri, dia bertanya pada dirinya sendiri, dan dijawab oleh dirinya sendiri.

Apabila seseorang mampu berdialog dengan dirinya sendiri berarti dia mampu mengenal diri sendiri. Penting bagi kita untuk bisa mengenal diri sendiri sehingga kita dapat berfungsi secara bebas di masyarakat. Belajar mengenal diri sendiri berarti belajar bagaimana kita berpikir, berasa, dan bagai mana kita mengamati, menginterpretasikan dan bereaksi terhadap lingkungan kita.

Proses berlangsungnya komunikasi dalam diri seseorang diterjemahkan dalam satu system komunikasi intrapersonal.

Stanley B. Cunningham dalam tulisannya “Intrapersonal communication, A review and Critique” menyebut proses komunikasi intrapersonal dalam diri seseorang akan berlangsung sebagai berikut;

1. Berbicara pada diri sendiri

Terjadi komunikasi dalam diri sendiri atau terjadi percakapan dengan diri sendiri.

2. Terjadi dialog

Dialog merupakan satu proses pertukaran pesan dan pemprosessan makna dalam diri manusia antara I dan Me. I mewakili bagian diri pribadi manusia itu sendiri, sedangkan Me mewakili produk social (pengamatan)

3. Jalannya proses tersebut berdasarkan perundingan manusia dengan lingkungannyaatau terjadi adaptasi dengan lingkungan. Di sini terjadi proses stimuli (rangsangan) dari dan dalam diri kita.

4. Persepsi

Individu menerima, menyimpan, dan menggambarkan secara ringkas symbol.

5. Proses saling mempengaruhi antara “raw data” persepsi dan diberi pengertian. Data mentah dari persepsi diproses untuk dimengerti.

6. Proses data

Merupakan fungsi penggambaran secara baik dari point 4 dan 5

7. Feed back

Terjadinya umpan balik

PROSES KOMUNIKASI INTRAPERSONAL

clip_image002[5]

Jalaludin Rahmat dalam buku Psikologi Komunikasi (1986). Menyebut proses komunikasi intrapersonal yaitu, Proses pengolahan informasi intrapersonal ini meliputi sensasi, persepsi, memori, dan berpikir.

Sensasi adalah proses menangkap stimulasi yang berasal dari dalam diri manusia (internal stimulation) dan dari luar diri manusia (external stimulation). Kemudian sensasi tadi diolah menjadi persepsi. Yaitu member makna pada sensasi sehingga manusia memperoleh pengetahuan baru. Di sini persepsi mengubah sensasi menjadi informasi.

Pada tahapan selanjutnya persepsi akan di rubah menjadi memori, yaitu proses penyimpanan informasi. Pada tahap akhir memori akan dilanjutkan dengan tahap berpikir, yaitu tahap pengolahan dan memanipulasikan informasi untukmemenuhi kebutuhan atau member respon. Berpikir tersebut kita lakukan dalam rangka mengambil keputusan (decision making), memecahkan persoalan (problem solving), dan menghasilkan yang baru (creativity).

loading...
artikel kejuruan

No comments:

Post a Comment

Search Post