Laman

31 Oct 2017

Struktur Kontrol Percabangan dalam Pemrograman

Struktur Kontrol atau Control Structure merupakan suatu algoritma program yang memiliki suatu kondisi yang dimana kondisi tersebutlah yang akan menentukan pengambilan keputusan atau perintah yang akan dijalankan.

image

PHP melakukan eksekusi perintah mulai dari baris pertama kemudian ke baris berikutnya, sampai baris yang terakhir. Struktur kontrol digunakan untuk mengatur alur logika program agar sesuiai dengan kenyataan. Struktur kontrol akan melibatkan variabel, tipe data, dan operatorSecara umum struktur program pada PHP memiliki kombinasi struktur kontrol berikut :Urutan (sequence), Pemilihan / percabangan  (selection / decision making), Pengulangan (iteration / looping )

Format penulisan struktur logika percabangan dengan  kondisi

Struktur Kontrol Percabangan merupakan suatu algoritma program memiliki suatu kondisi yang dimana kondisi tersebutlah yang akan menentukan perintah – perintah yang akan dijalankan oleh suatu program. Perintah dalam suatu kondisi akan dijalankan ketika tersebut bernilai benar, dan sebaliknya apabila kondisi bernilai salah maka perintah didalamnya tidak akan dijalankan.

a. Struktur Logika ELSE-IF

Strukutur ELSE-IF merupakan percabangan logika lanjutan dari IF. Dengan ELSE-IF kita bisa membuat kode program yang akan menyeleksi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.Nilai hasil suatu ekspresi bisa jadi bukan merupakan dua nilai, benar atau salah, tetapi bisa bnyak nilai. Bentuk if... else... digunakan untuk memutuskan suatu blok perintah yang harus dikerjakan berdasarkan dua macam nilai yang dihasilkan yaitu benar dan salah. Jika terdapat lebih dari dua maka harus digunakan struktur kontrol yang dapat memenuhi kebutuhan ini.

clip_image002

Gambar 1. Menggunakan Struktur Logika ELSE-IF

Maka akan menghasilkan tampilan seperti berikut :

clip_image004

Program diatas dibuat untuk membandingkan 2 angka. IF pertama akan melakukan pengecekan apakah $a > $b, jika hasilnya adalah FALSE, maka masuk ke IF kedua (ditulis dengan elseif) apakah $a == $b, dan jika hasilnya adalah FALSE, maka dapat dipastikan $a < Sb.

Perbedaan IF dengan ELSEIF terletak di efisiensi pemrosesan. Untuk lebih jelasnya silhkan lihat pada contoh berikut ini :

clip_image006

Gambar 2. Menggunakan Struktur Logika ELSE-IF

Maka akan menghasilkan tampilan seperti berikut

clip_image008

Perbedaan dari kedua program tersebut adalah untuk contoh kode PHP kita tanpa IF ini, seluruh kondisi akan dijalankan, walaupun sebenarnya tidak perlu. Jika $a=15 dan $b=8, maka kondisi IF pertama akan terpenuhi ($a>$b). Namun karena perintah selanjutnya adlah IF, maka PHP akan tetap memeriksa apakah ($a == $b).

b. Aturan Penulisan Strktur Logika ELSE-IF

Penulisan struktur logika else-if juga memilki  beberpa dalam penulisannya. Selain menggunakan tanda kurung kurawal sebagai tanda awal dan akhir ELSE-IF, PHP menyediakan cara penulisan alternatif.

Perhatikan program di bawah ini :

clip_image010

Gambar 3. Menggunakan Struktur Logika ELSE-IF

jjika  script diatas dijalankan Maka akan menghasilkan tampilan seperti berikut :

clip_image012

Pada program diatas saat dijalankan terjadi error karena pada saat penulisan elseif nya kata elseif itu dipisahkan (else if di dalam script) makanya terjadi error karena penulisan yang sebenarnya tidak boleh ada spasi diantara kata else dan if tersebut.

Untuk lebih jelasnya perhatikan program berikut ini :

clip_image014

Gambar 4. Menggunakan Struktur Logika ELSE-IF

Maka akan menghasilkan tampilan seperti berikut :

clip_image016

Pada percobaan diatas program tersebut berjalan karena penulisan elseif nya sudah benar jadi program tersebut dapat dijalankan dan dapat memproses alur percabangan dari program diatas.

Untuk lebih memahami tentang Struktur Logika ELSE-IF kita dapat mencobakan latihan berikut ini :

Buatlah suatu program pengkategorian nilai, jika nilai >= 100 maka akan tampil tidak masuk kategori, jika nilai >= 90 maka akan tampil sangat baik, jika nilai >=80 maka akan tampil baik, jika nilai >=70 maka akan tampil cukup, jika nilai >= 60 maka kan tampil kurang dan jika nilai <= 60 maka akan tampil jelek.

Penyelesaianya :

clip_image018

Gambar 5. Menggunaka Struktur Logika ELSE-IF

Maka akan menghasilkan tampilan seperti berikut :

clip_image020

Pada percobaan diatas, kita menggunakan $a sebagai variabel dari nilai, program diatas berjalan karena penulisan script sudah dibuat sesuai dengan ketentuannya. Hasil dari program tersebut adalah kurang karena nilai yang saya maukkan adalah 65. Menurut ketentuannya nilai 65 itu termasuk kategori nilai kurang.

loading...
artikel kejuruan

No comments:

Post a Comment

Search Post